Tapanuli Selatan – Masyarakat Demokrasi Logis Sumatera Utara (Madilog Sumut) menyatakan akan kembali menggelar Aksi Unjuk Rasa Jilid II sebagai bentuk desakan agar KPK mengusut secara tuntas dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa unjuk rasa lanjutan ini dilakukan karena sejumlah persoalan yang sebelumnya disuarakan dinilai belum mendapat tindak lanjut yang jelas dari pihak-pihak terkait.

Dalam pernyataannya, Madilog Sumut menyampaikan beberapa poin tuntutan, antara lain:

1.Mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan penggunaan material yang tidak sesuai ketentuan atau berasal dari sumber yang tidak memiliki legalitas sebagaimana dipersyaratkan dalam pelaksanaan proyek.

2.Meminta dilakukan penyelidikan terhadap dugaan adanya oknum aparat penegak hukum yang memberikan perlindungan atau membekingi pelaksanaan proyek sehingga proses pengawasan dinilai tidak berjalan secara maksimal.

3.Mendesak pihak pelaksana proyek memberikan keterbukaan informasi mengenai anggaran serta harga satuan material yang digunakan sesuai ketentuan dan petunjuk teknis yang berlaku, sehingga masyarakat dapat mengetahui penggunaan uang negara secara transparan.

4.Meminta aparat penegak hukum menyelidiki dugaan keterlibatan pihak-pihak tertentu, termasuk terdapat indikasi pejabat daerah yang menerima aliran dana dan keuntungan atau fee dari pelaksanaan proyek. 

5.Meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turun langsung melakukan supervisi dan penyelidikan terhadap dugaan aliran dana dalam proyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Tapanuli Selatan yang di indikasi tindak pidana korupsi.

Madilog Sumut menegaskan bahwa aksi unjuk rasa jilid II akan berlangsung secara ketentuan peraturan perundang-undangan. Organisasi tersebut berharap seluruh pihak yang berwenang segera memberikan penjelasan kepada publik serta melakukan penegakan hukum secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu atas danya pelanggaran hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Redaktur signifikan .com