Padang Lawas Utara — Skandal dugaan permainan BPKB di Adira Finance Cabang Gunung Tua kini mulai terbuka ke publik. Lembaga Aspirasi Mahasiswa (LAMA) secara tegas menyatakan telah lama menyoroti persoalan tersebut dan melakukan investigasi lapangan terhadap berbagai keluhan masyarakat yang merasa dirugikan.

Dari hasil investigasi yang dilakukan LAMA sejak beberapa waktu terakhir, ditemukan dugaan kuat adanya praktik penahanan BPKB kendaraan milik konsumen meskipun cicilan telah lunas dibayarkan. Lebih mengejutkan lagi, muncul dugaan bahwa oknum tertentu diduga menggadaikan BPKB milik masyarakat tanpa sepengetahuan pemiliknya.

LAMA menilai persoalan ini bukan lagi sekadar kesalahan administrasi, melainkan sudah mengarah pada dugaan kejahatan terstruktur yang merampas hak rakyat kecil.

“Ini bukan persoalan sepele. Kami menduga ada permainan besar yang selama ini ditutupi. BPKB masyarakat diduga dimainkan, digadaikan, bahkan ada indikasi pemalsuan dokumen. Ini sangat berbahaya,” tegas perwakilan LAMA.

Menurut LAMA, dugaan praktik tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2022 hingga 2026. Selama kurun waktu itu, banyak masyarakat disebut mengalami kesulitan mengambil BPKB meski kewajiban pembayaran kendaraan telah selesai.

Ironisnya, hingga kini belum ada langkah tegas yang benar-benar mampu menjawab keresahan masyarakat. Situasi itu membuat kemarahan mahasiswa memuncak dan memastikan akan turun langsung mengepung Polres Tapanuli Selatan dalam aksi besar-besaran.

“Kami sudah terlalu lama mengamati persoalan ini. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kalau rakyat kecil yang menunggak langsung dikejar, kenapa ketika masyarakat dirugikan justru lambat ditangani?” lanjutnya.

LAMA juga menduga masih banyak korban lain yang belum berani bersuara. Mereka meminta masyarakat yang merasa dirugikan agar tidak takut memberikan laporan dan kesaksian demi membongkar dugaan mafia BPKB yang disebut telah meresahkan masyarakat Padang Lawas Utara dan sekitarnya.

Dalam tuntutannya, LAMA mendesak Polres Tapanuli Selatan segera:

Memanggil dan memeriksa seluruh pihak terkait di Adira Cabang Gunung Tua.

Mengusut dugaan penggadaian BPKB milik konsumen.

Mengusut dugaan pemalsuan dokumen kendaraan.

Menangkap dan memenjarakan oknum yang terbukti merugikan masyarakat.

Melakukan audit menyeluruh terhadap administrasi BPKB sejak tahun 2022.

Mahasiswa menegaskan aksi yang akan digelar bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk perlawanan terhadap dugaan praktik yang dinilai telah menyengsarakan rakyat kecil.

“Kalau aparat tetap diam, maka publik akan bertanya: ada apa sebenarnya di balik semua ini? Kami tidak akan berhenti sampai kasus ini dibuka terang-benderang,” tutup LAMA.

Redaktur | LAMA