Padang Lawas — Gabungan Aliansi Mahasiswa menyatakan akan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara terkait dugaan manipulasi pengutipan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) serta klaim BPJS di Kapus Padang Garugur, Kecamatan Aek Nabara Barumun , Kabupaten Padang Lawas.

Gabungan Aliansi Mahasiswa menilai dugaan penyimpangan anggaran tersebut harus segera ditindaklanjuti secara serius oleh aparat penegak hukum guna menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana negara di sektor pelayanan kesehatan masyarakat.

Koordinator aksi menyampaikan bahwa pihaknya menerima berbagai informasi dan laporan dari masyarakat terkait adanya dugaan pengutipan dana serta manipulasi klaim BPJS yang dinilai tidak sesuai dengan ketentuan dan berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap dugaan manipulasi dana BOK dan klaim BPJS di Kapus Padang Garugur. Persoalan ini tidak boleh dibiarkan karena menyangkut hak masyarakat dan uang negara,” ujar perwakilan Gabungan Aliansi Mahasiswa.

Selain menggelar aksi demonstrasi, Gabungan Aliansi Mahasiswa juga menyatakan akan membuat laporan resmi kepada aparat penegak hukum serta meminta dilakukan audit transparansi terhadap seluruh penggunaan anggaran yang diduga telah terjadi penyimpangan maupun praktik korupsi.

Mahasiswa menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap pengawasan anggaran publik agar pelayanan kesehatan benar-benar berjalan untuk kepentingan masyarakat, bukan dijadikan ajang penyalahgunaan wewenang oleh oknum tertentu.

Dalam waktu dekat, massa aksi direncanakan akan turun langsung ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dengan membawa sejumlah tuntutan, di antaranya meminta pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait, membuka transparansi penggunaan dana BOK dan klaim BPJS, serta mengusut tuntas dugaan korupsi yang kami temukan pelanggaran hukum.

Gabungan Aliansi Mahasiswa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal kasus tersebut agar proses penegakan hukum berjalan secara adil, terbuka, dan tanpa tebang pilih.

Redaktur signifikan.com